Dunia Menuju Keabadian - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Jumat, 17 Januari 2020

Dunia Menuju Keabadian

Doc: SinergiNTB, Suasana Sunset di Pantai Lariti, Sape, Bima - Nusa Tenggara Barat
Waktu terus berputar, Usia semakin bertambah, wajah yang dulunya cantik, molek dan mempesona, kini mulai usang ditelan waktu. Begitu pula dengan dunia tempat aku, kau dan mereka menikmati Canda, tawa, bahagia, dan derita, Perlahan mulai menampakkan ketidak-berpihakkannya terhadap kita.


Hidup memang selalu punya konsekuensi entah itu konsekuensi buruk ataupun baik. Sebuah hal yang lumrah dalam perjalanan kehidupan. Tak ada seorangpun yang dapat menghentikan perputaran waktu, ia akan terus berjalan sesuai perintah yang Kuasa. Maka, Selayaknya kehidupan ini dijadikan sebagai ladang kebaikan.

Kehadiran alat pembantu manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari, justru dewasa ini telah melahirkan kebudayaan baru dalam hal memupuk dan melestarikan hawa nafsu. " Teknologi" Alat itu disebut, ia bisa melakukan segalanya bahkan yang tidak mungkin difikiran kita sekalipun menjadi mungkin baginya.

"Hidup yang tidak dikaji tidak layak dihidupi" kata Aristoteles. Apakah kita ingin selalu hidup tanpa semangat dan tekad.? Menjadi manusia seutuhnya yang mampu mencerap kondisi sekitar sebagai fenomena yang layak untuk dipertanyakan. Menjaga ukhuwah dengan alam untuk mencapai ketenangan dan kebahagian dalam hidup.

"The God Is Dead" kata Nietzche. Bukan tanpa alasan, itu memang benar. Manusia semakin hari semakin liar, jiwanya gelap, wataknya buas bahkan tak terkendalikan.

Semesta ibaratkan balon udara, jika udara didalamnya sejuk maka ia akan bertahan lama akan tetapi ketika udara didalamnya panas dan telah mencapai suhu tertingginya maka ia akan meletus kemudian hancur berkeping-keping. Harapan pun ikut pupus bersama letusan itu.

Semoga kita semua segera tersadarakan. Kembali kepada fitrah kita sebagai manusia, mempersiapakan segala kebutuhan dalam perjalanan menuju keabadian itu. Memungut kepingan-kepingan kebaikan yang ada di alam sekitar, menanam benih-benih kebahagiaan untuk orang lain, mengubur bibit-bibit dendam. Jika semua itu telah berhasil dilakukan maka Kemanusiaan itu telah berhasil kita dapatkan.

"Setiap orang baik punya masa lalu, setiap orang Jahat pasti punya masa depan" maka tebarkanlah kebaikan meskipun itu sulit dilakukan.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done