Jadikan Kantong Sampah Tiket Pulang, SMAN 1 Empang Wujudkan NTB Gemilang - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Minggu, 16 Februari 2020

Jadikan Kantong Sampah Tiket Pulang, SMAN 1 Empang Wujudkan NTB Gemilang

Dok SMAN 1 Empang pada kegiatan Aksi Zero Waste

"Untuk menyelesaikan permasalahan sampah di NTB, maka perbaiki dulu pendidikannya, perkaya pengalamannya, perluas tata pergaulannya....."

Itulah petikan ungkapan orang Nomor satu NTB Dr. H.Zulkiflimansyah, M.Sc.  di salah satu media pada saat meremikan Sekolah LISAN di Kota Mataram. Sebagai Nahkoda NTB Gemilang, pasangan Duo Doktor pemimpin NTB saat ini selalu terlihat cepat dan sigap serta tidak lupa melibatkan dunia pendidikan sebagai faktor penentu utama program-program unggulannya

Satu dari enam program unggulan NTB Gemilang yaitu mewujudkan NTB yang Asri dan Lestari. yang di dalamnya terdapat program yang begitu viral seperti Zero Waste dan Bank Sampah. Target NTB asri lestari yaitu 70% pengelolaan dan 30% pengurangan di tahun 2023.

Tidak menunggu waktu terlalu lama, Zero Waste Duo Doktor mendapatkan sambutan baik dari sebagian besar masyarakat NTB. Geliat inisiasi bank sampah semakin bertebaran ke pelosok NTB. Zero Waste pun menjadi Gerakan bersama sebagian besar elemen masyarakat, komunitas, bahkan kini menjalar ke dalam dunia pendidikan.  Dari perguruan tinggi bahkan hingga lembaga pndidikan tingkat sekolah dasar.
foto: Siswa dan Tendik SMAN Empang saat menyerahkan Tiket Sampah

SMAN 1 Empang, Kabupaten Sumbawa misalnya. mengimplementasikan program 4 P melalui Kegiatan rutin setiap hari Jumat (Jumat  Imtag,  Jumat  Sehat,  Jumat  Bersih, dan jumat  budaya) . Menurut Kepala Sekolah SMAN Empang, H. Sutono, SE bahwa program tersebut merupakan bentuk implementasi dari program 4P (Profil, Penampilan, Pelayanan, dan Prestasi) yang diwajibkan oleh Dinas Dikbud di mana Zero  waste tertuang di dalam kegiatan tersebut.

Pada waktu yang sama, Haqqul Amin, S.Pd selaku ketua tim Zero Waste SMA Empang menjelaskan bahwa implementasi Zero Waste di sekolahnya menekankan pada beberapa hal. Pertama, Kegiatan Literasi Baca Al-Quran  setiap Jum'at pagi sebagai implementasi  Jumat  Imtaq, yang berorientasi menanamkan nilai-nilai "Attuhuwru Minal Iman" (Kesucian sebagian dari Iman-red) yang di dalamnya bertujuan menjaga kesadaran dan motivasi menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kedua, Aksi mewajibkan Siswa dan Tendik untuk membawa sampah yang telah dipilah sebagai tiket pulang. Ketiga, Kolaborasi sekolah dengan pihak-pihak terkait untuk pengelolaan sampah non organik. Kempat,  Merancang kegiatan ekstra kurikuler sebagai hidden kurikulum terkait pengelolaan sampah organik di sekolah.

Foto hasil Aksi Zero Waste SMAN 1 Empang
Menurut Kepala Sekolah, aksi implementasi Zero waste mendapatkan antusias besar dari siswa dan bahkan guru ketika melihat hasil aksi tersebut yang luar biasa.
 "Saat itu sekolah mengumpulkan Sampah botol 4 karung, 1 karung sampah kertas, dan 3 karung sampah organik, hari Senin besok sekolah akan MoU dengan pihak ketiga untuk pengelolaannya" Jelas Haji Sutono.

Drs. H. Syahabuddin selaku penasehat Tim Zero Waste SMAN Empang mengakui bahwa tujuan aksi zero waste di sekolah tidak sebatas agar sekolah bebas sampah, Tapi lebih dari itu sekolah harus mampu mengubah mindset siswa agar menjadi tauladan di masyarakat kelak. "Kelak, di mana pun mereka berada, maka harus mampu memberi solusi bukan membawa masalah terkait keberadaan sampah" ungkapnya. Sehingga semua warga SMA N 1 Empang kelak akan menjadi Teladan Buat Semua, seiring dengan telah di louncingnya ikon SMA EMpang sebagai Sekolah Teladan.

Selain SMAN Empang, hal- hal serupa pun telah sedang diimplementasikan oleh sekolah-sekolah lainnya untuk mendukung dan mewujudkan Nawaitu NTB Gemilang melalui upaya mewujudkan NTB Asri dan Lestari (SinNTB)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done