Johan Minta Pemerintah Sinergikan Toko Tani Indonesia dengan BUMDes untuk Pemerataan Ketahanan Pangan - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Kamis, 16 April 2020

Johan Minta Pemerintah Sinergikan Toko Tani Indonesia dengan BUMDes untuk Pemerataan Ketahanan Pangan



Mataram-Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan pada saat mengikuti Raker secara virtual dengan Menteri Pertanian, kamis (16 April 2020), memberikan apresiasi terkait optimalisasi Toko Tani Indonesia (TTI) dalam rangka stabilisasi harga pangan dengan fokus utama pada perlindungan dan pemberdayaan petani dari sisi produsen untuk memperoleh kepastian pasar dan kemudahan akses pangan dari sisi konsumen.

TTI ini sangat membantu masyarakat karena menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, daging, cabai, bawang, buah dan berbagai bumbu dapur, serta melindungi konsumen dari tingginya harga pangan di saat pandemic Covid-19 sekarang ini, urai Johan.

Legislator dari Fraksi PKS ini juga mendorong Kementerian Pertanian untuk segera melakukan pemerataan Toko Tani Indonesia (TTI) sampai di pedesaan, karena saat ini baru tersedia 5.051 unit TTI di 32 provinsi.

Menurut Johan, Kementerian Pertanian dapat bekerja sama dengan Kementerian Pedesaan, disinergikan antara TTI dengan BUMDes karena salah satu peruntukan dana desa adalah untuk ketahanan pangan.

Realisasi dana desa tahun 2020 sampai dengan Maret 2020 hanya mencapai 32% atau Rp 9,3 Triliun dari jumlah anggaran yang berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 54/2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN Tahun 2020 dari sebelumnya Rp 74 Triliun menjadi Rp 71,190 Triliun. Pengurangan dana desa tersebut masih cukup besar untuk bisa dikerjasamakan, papar Johan.

Anggota DPR dari dapil NTB 1 ini melihat bahwa keberadaan Toko Tani Indonesia (TTI)  akan lebih bermanfaat jika segera disinergikan dengan semua BUMDes di pedesaan kita untuk pemerataan ketahanan pangan, hal ini sangat penting karena kita bisa memangkas rantai pasok pangan dan mencegah monopoli dan upaya kartel pengusaha nakal, serta yang pasti akan melindungi petani di pedesaan dari jatuhnya harga pangan serta kelembagaan BUMDes akan lebih berkembang pesat karena telah melindungi konsumen dari tingginya harga pangan, tegas Johan.

Legislator yang berasal dari Pulau Sumbawa ini, meminta pemerintah untuk selalu komitmen dalam penyediaan komoditas pangan yang mudah diakses oleh masyarakat serta menjamin barang berkualitas dengan harga terjangkau sampai ke pelosok pedesaan di seluruh provinsi untuk pemerataan ketahanan pangan. Dengan sinergi TTI dan BUMDes, mari kita ciptakan pangan murah dan pangan berkualitas bagi rakyat, tutup Johan (Ong).

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done