Rombongan TNI Datang, Bank Sampah Desa Sepakek Usung Semangat NTB Gemilang - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Jumat, 18 September 2020

Rombongan TNI Datang, Bank Sampah Desa Sepakek Usung Semangat NTB Gemilang


SINERGINTB. COM, LOMBOK TENGAH - Desa Sepakek tak berhenti menjadi perhatian publik. Kunjungan demi kunjungan berdatangan. Setelah sebelumnya, Gubernur NTB bersama rombongan OPD Lingkup Provinsi, juga Staf Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), kali ini, giliran Kepala Staf Kodim (Kasdim) bersama Babinsa se-Kabupaten Lombok Tengah datang berkunjung untuk menambah wawasan terkait pengolahan sampah di Bank Sampah Karya Sejahtera, pada Selasa (15/09/20) yang lalu. 

Kegiatan yang berlangsung dari pagi sampai siang ini berjalan penuh antusias. Dengan interaksi terbuka dan santai, para Babinsa tampak tetap khidmat menyimak penjelasan pengurus Bank Sampah yang berlokasi di Kampung Sehat Kelana Ijo Berseri Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, itu. 

Direktur Bank Sampah Karya Sejahtera, Suryadi, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kunjungan tersebut. Sebuah kehormatan, baginya, dikunjungi aparat berseragam loreng tersebut

Dikatakan Suryadi, keberadaan bank sampah telah menjadi penopang yang baik dalam membangun kedadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Semangat program NTB Zero Waste Pemprov NTB dinilainya penting untuk terus ditanamkan di masyarajat. 

Lebih-lebih, jelasnya, jika sampah yang awalnya selalu menjadi masalah warga, kini bisa disiasati menjadi potensi ekonomi kreatif yang positif dan menjadi berkah bagi warga sekitar. Karna alasan ini, lanjutnya, masyarakat menjadi paham dan tertarik menggelutinya setelah melalui proses yang cukup panjang. 

"Alhamdulillah, semakin banyak anggota untuk memerangi sampah. Sampah yang tidak bisa didaur ulang seperti plastik kemasan snack yang bercampur alumunium ini dilelehkan dan dicetak agar menjadi paving blok", ujarnya. 

Selain bermanfaat untuk mengolah sampah, papar Suryadi, keunggulan paving blok berbahan sampah plastik ini jauh lebih kuat daripada paving konvensional yang terbuat dari campuran semen.

“Sampah kresek yang dulu tidak memiliki nilai jual dan dibuang percuma, sekarang kita akan ubah menjadi barang yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai jual. Yakni, menjadi paving block, " terang Suryadi penuh semangat. 

Menyambut itu, salah Seorang Babinsa, Suhaili, menyampaikan antusiasmenya akan manfaat pelatihan tersebut. Karna, menurutnya, paving block berbahan sampah plastik ini merupakan inovasi baru yang perlu dikembangkan ke depan. 

"Kalau ini bisa dikembangkan di setiap desa yang ada babinsanya, maka kita selesai dengan masalah sampah," ungkapnya. 

Di tempat yang sama, Kadus Kelana, Suparlan mengatakan target besar dirinya akan menjadikan Dusun Kelana yang sekarang familiar dengan sebutan Kampung Sehat Kelana Ijo Berseri ini sebagai Pilot Project NTB Gemilang.

"Kita berharap Semoga semakin banyak lagi yang ingin ikut terlibat langsung dalam kegiatan kegiatan seperti ini. Kami siap menerima siapapun, dari manapun, untuk mau sharing tentang pengelolaan bank sampah," pungkas kadus tersebut optimis. 

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done