Komitmen Bersinergi untuk Pembangunan Daerah, Aliansi Organisasi Kemasyarakatan Hindu NTB akan Gelar Temu dengan Para Kandidat Pilkada - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Jumat, 20 November 2020

Komitmen Bersinergi untuk Pembangunan Daerah, Aliansi Organisasi Kemasyarakatan Hindu NTB akan Gelar Temu dengan Para Kandidat Pilkada



SINERGINTB. COM, MATARAM - Sekretaris Jenderal Aliansi Organisasi Kemasyarakatan Hindu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) , I Wayan Karioka, mengatakan, pihaknya akan akan banyak menggelar kegiatan bersama seluruh pasangan calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang ada di NTB ke depan. 

Untuk tahap awal, jelas pria murah senyum yang juga Managing Director ITDC The Mandalika ini, dirinya bersama para Pemuka Aliansi akan memulai giat di Mataram sebagai ibukota Provinsi. Hal ini dilakukan  untuk menyampaikan aspirasi atau rekomendasi masyarakat Hindu kepada para kandidat yang berkontestasi. 

Meski demikian, Karioka tidak menampik, bahwa sebagian dari Ummat Hindu di kota ini sudah memiliki pilihan masing-masing. Namun demikian, ia berkeyakinan, masih ada masyarakat Hindu dilapis tengah yang sampai hari ini belum memutuskan pilihan. 
"Pada momentum kegiatan itulah kami serahkan kepada masing-masing calon untuk bisa meyakinkan lapis tengah tersebut," ucap Karioka.  

Untuk diketahui, pada kegiatan konferensi pers Aliansi Organisasi Kemasyarakatan Hindu NTB yang digelar di kediamannya di Abian Tubuh, Kota Mataram, Jumat (20/11) kemarin. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Parisadha Hindu NTB, I Made Shanty, dan tokoh masyarakat Hindu yang mewakili sejumlah organisasi kemasyarakatan Hindu. Di antaranya, Persemetonan Cakra Mahacara, Ikatan Cendekiawan Hindu Prajanati NTB, Peradah Indonesia NTB, dan KMHDI NTB. 

Wayan Karioka mengatakan, pada Pilkada sebelumnya, penyampaian aspirasi serupa bukan tidak pernah dilakukan, tapi tahun ini akan dilakukan dengan cara dan metode yang berbeda. "Jika tidak ada halangan, acara ini akan dilaksanakan pada tanggal 22 November 2020 di Mataram," tuturnya. 

Ditambahkan, semua paslon akan diundang untuk merespon aspirasi atau rekomendasi Masyarakat Hindu yang telah diserahkan sebelumnya. Masing-masing akan diberikan waktu yang sama secara terpisah untuk merespon aspirasi atau rekomendasi tersebut yang dilanjutkan dengan dialog.
"Tanpa membeda-bedakan Paslon, siapapun yang mendapat mandat rakyat selama lima tahun kedepan hendaknya di dukung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan aliansi ini dapat membantu mengatasi problematika yang terjadi di masyarakat. Karenanya ini bukan hanya soal aspirasi masyarakat Hindu tapi juga menjadi kebutuhan masyarakat secara umum," tandas Karioka. 



Sementara itu, Ketua Parisadha NTB, Ida Made Shanti, mengatakan, langkah ini sebagai cara untuk memberikan positioning dalam proses pembangunan. 

Karena itu, dia mengajak kepada semua ummat Hindu untuk menyalurkan hak politiknya secara konstitusiknal. "Jangan Golput," katanya. 

Made Shanty juga mengajak kepada semua pihak untuk dapat mengendalikan diri agar tidak menimbulkan perpecahan di nasyarakat. Agar pelaksanaan Pilkada dapat dilaksanakan secara beradab dan tidak memghalalkan segala cara. "Para kontestan hendaknya melaksanakan kampanye yang tidak mengadu domba agar tidak menyebabkan konflik," tandasnya. 

Made Shanty menjelaskan bahwa kepada semua paslon dia menyampaikan aspirasi ummat hindu agar bisa bersinergi dengan pemerintah terutama berpartisipasi dalam pembangunan. 

"Bagaimanapun ummat Hindu di Kota Mataram ini  16-20 persen dari total jumlah penduduknya. Karena ini Pilkada diharapkan bisa melahirkan pemimpin yang baik, yang humanis dan bisa tahu masyarakatnya. Agar ummat hindu merasa ada pemimpinnya," katanya. 

Karna, untuk diketahui, jumlah masyarakat Hindu yang ada di Kota Mataram saat ini lebih dari 62 ribu jiwa. 

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done