ITDC dan LPEI Berkolaborasi Tingkatkan Fasilitas Bazar Mandalika, Warga Rasakan Kenyamanan Berjualan - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Jumat, 28 Mei 2021

ITDC dan LPEI Berkolaborasi Tingkatkan Fasilitas Bazar Mandalika, Warga Rasakan Kenyamanan Berjualan


SINERGINTB, LOMBOK TENGAH - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok, NTB, tingkatkan fasilitas Bazar Mandalika, sentra Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan pariwisata The Mandalika dengan melaksanakan proyek pembenahan tahap 1. 

Pembenahan yang didukung pendanaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI/Indonesia Eximbank) melalui skema National Interest Account (NIA) ini, bertujuan melengkapi sarana prasarana dan fasilitas di area Bazar Mandalika secara bertahap guna meningkatkan keamanan dan keindahan area.

Pembenahan tahap 1 Bazar Mandalika meliputi pemasangan rolling door dan partisi serta perbaikana jaringan listrik pada 303 unit stall Bazaar, perbaikan toilet, pembangunan pos penjagaan dan keamanan dan signage, serta penambahan 27 unit kamera pengawas CCTV di area Bazaar Mandalika. Pembenahan tahap 1 ini telah diselesaikan pada akhir Maret lalu dan akan dilanjutkan dengan tahap kedua yang rencananya dimulai pada Semester II-2021 mendatang. Tahap kedua berupa penambahan interior di masing-masing stall seperti rak penggantung, display produk, serta penataan landscaping, water fountain, court yard dan kanopi peneduh di area Bazar Mandalika.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro, pada Selasa (25/05/22) yang lalu, mengatakan, “Selain bertujuan untuk melengkapi fasilitas dasar baik bagi pemenuhan kebutuhan pedagang dan pengunjung, serta meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung, pembenahan Bazar Mandalika bertujuan meningkatkan estetika area ini, sehingga dapat menjadi salah satu spot pariwisata unggulan di Kawasan The Mandalika, khususnya untuk berbelanja dan menikmati pementasan budaya. Kami juga menyediakan fasilitas toilet khusus bagi penyandang disabilitas guna mewujudkan area ini sebagai spot pariwisata yang ramah untuk semua kalangan.”

Bram menambahkan bahwa Bazar Mandalika juga telah banyak dimanfaatkan sebagai venue acara atau event kebudayaan oleh Pemerintah Daerah dan komunitas lokal setempat. Karenanya, dengan pembenahan ini, kami berharap semakin banyak dan beragam event dapat diselenggarakan di tempat ini, bukan saja karena kecantikannya tapi juga karena kelengkapan fasilitasnya guna keamanan dan kenyamanan pengunjung.


Seperti diketahui, Bazar Mandalika dibangun oleh ITDC sebagai sentra ekonomi baru bagi UMKM setempat, dimana UMKM dapat menjual produk dan kulinari lokal bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan

The Mandalika. dibangun dengan mengusung konsep 5C yakni Commerce, Culture, Creativity, Culinary, dan Community, Bazar Mandalika terbagi menjadi tiga zona : Cultural Zone yang menampilkan kearifan lokal melalui pementasan seni dan budaya, Creative Zone yang menjual suvenir atau cinderamata berupa kerajinan dan produk-produk kreatif lokal, dan Culinary Zone yang menyajikan kuliner lokal, yang akan menjadikan Bazar Mandalika sebagai kawasan wisata belanja dan kuliner terintegrasi.

Sementara itu, Jumaidi, salah satu warga dari Desa Penyangga The Mandalika yang berjualan cinderamata di salah satu lapak Bazar Mandalika, merasakan kenyamanan berdagang di tempat tersebut. 

“Kami bersyukur atas tempat berjualan yang lebih tertata dan nyaman di Bazar Mandalika ini, karena sebelumnya kami berjualan di pinggir jalan, yang membuat dagangan kami terpapar debu sehingga kurang layak untuk dijual kembali. Kami gembira dengan pembenahan fasilitas yang tengah dilakukan dan berharap pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga kami dapat berjualan kembali.” puji Jumaidi. 

Mianah, yang juga warga Desa Penyangga The Mandalika yang juga berjualan di lapak Bazar Mandalika, merasakan kenyamanan yang sama dengan Jumaidi. 

“Setelah puluhan tahun berjualan, akhirnya bisa mendapatkan tempat yang lebih representatif untuk berjualan yakni di Bazar Mandalika. Kami dapat memanfaatkan tempat yang teduh dan tidak perlu berpanas-panasan dipinggir pantai. Kami berharap pandemi segera berakhir dan wisatawan bisa beramai-ramai segera kembali mengunjungi The Mandalika.” syukurnya. 

Managing Director Bram merasa senang dengan kenyamanan yang dirasakan warga tersebut karna, imbuhnya, sejatinya sejalan dengan apa yang selalu diinginkan ITDC sendiri agar proses pembangunan juga beriringan dengan terciptanya keamanan, kenyamanan dan kebermanfaatan bagi warga setempat. 

“Sejalan dengan harapan warga, kami juga berharap pandemi segera berlalu sehingga warga setempat yang berhak mengisi stall Bazaar Mandalika dapat kembali memulai kegiatan ekonomi mereka. Kami juga mengajak warga bersama-sama menjaga kebersihan sarana prasarana dan fasilitas yang telah disiapkan, guna kenyamanan dan keamanan wisatawan saat berkunjungan dan beraktifitas di Bazaar Mandalika.” tutup Bram. 

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done