Gebrakan Ratusan Ton ke PT Miwon, GNE dan DNA Optimis Terhadap Pengembangan Komoditas Jagung - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Selasa, 01 Juni 2021

Gebrakan Ratusan Ton ke PT Miwon, GNE dan DNA Optimis Terhadap Pengembangan Komoditas Jagung


SINERGINTB.COM, LOMBOK TIMUR -Rombongan pengangkut jagung rendah Aflatoksin dari gudang PT. DNA tujuan PT Miwon Indonesia resmi dilepas pada Ahad (30/05/21) yang lalu oleh Kadis Pertanian, Pengusaha PT DNA dan Direktur Operasional PT GNE (Gerbang NTB Emas) sebagai mitra kolaborasi dalam pengembangan komoditas jagung aflatoksin.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, H. M. Abadi, mengapresiasi gebrakan yang dicapai oleh PT GNE dan DNA dalam rangka pengembangan komoditas unggulan jagung yang berhasil mengirimkan 100 ton jagung aflatoksin dari total rencana pengiriman sebanyak 15.000 ton yang diorder oleh PT Miwon Indonesia.

"Mudah-mudahan jagung rendah aflatoksin ini menjadi substitusi impor yang dulunya mengambil dari pihak luar kini bisa disediakan oleh Lombok Timur melalui hasil pengembangan oleh PT DNA yang berada di Lombok Timur" Ucap H. M. Abadi. 

Melihat besarnya pesanan jagung rendah Aflatoksin begitu tinggi serta harga untuk petani juga sangat bagus maka akan memperluas lahan penanaman untuk jagung rendah aflatoksin yang kemudian akan lebih memperkuat kerjasama dengan pihak perbankan terutama bank Daerah (Bank NTB Syariah) dan BUMD serta perusahaan lain.

Karena itu sebagai mitra kolaborasi, PT GNE melalui Direktur Operasional, M Ikhsanul Wathoni, menerangkan bahwa perlunya penyertaan modal bagi para petani dalam menopang produksi. 

"PT GNE dilibatkan untuk mengambil peran dengan kerjasama bank NTB syariah untuk mendukung akses permodalan bagi para petani termasuk binaan kita dalam pengembangan jagung rendah aflatoksin", terang Direktur Operasional PT GNE yang akrab disapa Ichan tersebut. 

Jagung rendah afllatoksin  ini memerlukan treatment khusus sejak dari pembibitan sampai pemanenan.   Dan, di Lombok timur baru kurang lebih 1000 Ha lahan yang di garap untuk menghasilkan jagung seperti ini dilahan yang dibina oleh GNE-DNA.

"Dari PT. Miwon sudah melakukan sampling dan menyatakan bahwa jagung binaan GNE-DNA memenuhi spesifikasi khususnya sesuai Permentan tahun 2018," ungkap Dean Novel Selaku Pengusaha dari PT DNA.

Ia juga optimis dengan tawaran harga yang diajukan kepada PT. Miwon Indonesia akan mampu meningkatkan pengembangan komoditas jagung. 

"Selain itu, dengan formula harga yang menarik yang disepakati dengan PT. Miwon Indonesia akan memberikan keuntungan bagi para petani binaan" Sambung pria yang akrab dengan panggilan Mas Dean.

Dengan adanya produksi jagung rendah aflatoksin di NTB diharapkan Food Industry dalam negeri bisa membeli jagung di Nusa Tenggara Barat.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done