Dukung Destinasi Pariwisata Dunia The Mandalika, AirNav Indonesia Beberkan Manfaat Jalan Tol Udara bagi Gelaran MotoGP - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Jumat, 16 Juli 2021

Dukung Destinasi Pariwisata Dunia The Mandalika, AirNav Indonesia Beberkan Manfaat Jalan Tol Udara bagi Gelaran MotoGP

SINERGINTB.COM, LOMBOK TENGAH - Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) bersama ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) sebagai BUMN pengembang dan pengelola The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, NTB, hari Kamis, 15 Juli 2021 bertempat di Gedung Balawista, Kuta Beach Park telah meresmikan secara simbolis penggunaan "Jalan Tol Udara" untuk Helicopter (Helicopter Procedure) dari dan menuju Sirkuit MotoGP Mandalika serta ke semua area di Pulau Lombok.

Peresmian "Jalan Tol Udara" untuk Helicopter ini (Helicopter Procedure) dari dan menuju Sirkuit MotoGP Mandalika, merupakan salah satu wujud sinergi BUMN yang diaplikasikan oleh Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) dalam rangka mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika dan mensukseskan penyelenggaraan World Super Bike (WSBK) yang rencana penyelenggaraannya pada November 2021 serta MotoGP pada Maret 2022.

General Manager AirNav Indonesia Cabang Lombok, Buyung Prastiyono menjelaskan bahwa penggunaan "Jalan Tol Udara" untuk Helicopter ini, sudah mendapatkan ijin dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan telah dipublikasikan secara internasional di dunia penerbangan melalui AIRAC AIP (Aeronautical Information Publication) Amendment NR106 WADL AD 2 yang efektif dapat digunakan pada Kamis, 15 Juli 2021.

Ditambahkan juga bahwa penggunaan rute Helicopter ini telah melewati analisa dan kajian keselamatan penerbangan dengan mempertimbangkan hal - hal sebagai berikut : 

a. Rute Helicopter ini bebas dari obstacle di darat (bukit, gunung, antena selular).

b. Tidak ditemukan populasi burung dalam jumlah banyak yang membahayakan Helicopter.

c. Tidak terdapat fenomena cuaca yang ekstrim yang berubah dalam waktu singkat (angin puting beliung, turbulensi, awan CB).

d. Dibantu oleh Pilot Helicopter yang pernah menerbangi rute tersebut dengan memberikan saran - saran kepada ATC untuk penyempurnaannya.

e. Tidak ada keluhan dari Pilot Helicopter yang pernah menerbangi rute tersebut.

f. Terjaganya separasi antara Helicopter dengan pesawat yang akan take off dan landing di bandara Zainuddin Abdul Madjid.

g. Rute ini telah diinformasikan ke BASARNAS NTB sehingga apabila terjadi kondisi darurat, dapat dilakukan Search and Rescue secara cepat sesuai SOP.

h. Semua rute helicopter di Pulau Lombok terjangkau oleh radio komunikasi ATC (Air Traffic Controller) di Menara Pengawas bandara Zainuddin Abdul Madjid sehingga pemanduan ataupun informasi penerbangan dapat diterima oleh Pilot dengan baik.

Khusus untuk penyelenggaraan MotoGP, diprediksi pergerakan Helicopter dari dan menuju Sirkuit MotoGP Mandalika akan meningkat sehingga dengan telah tersedia "Jalan Tol Udara" (Helicopter Procedure) ini dapat lebih meningkatkan keselamatan dan kelancaraannya termasuk percepatan jika digunakan untuk memobilisasi peserta MotoGP yang mengalami kecelakan untuk diangkut dengan Helicopter ke Rumah Sakit yang telah ditentukan.

Dilakukan juga penandatangan komitmen dukungan Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) yang diwakili General Manager Cabang Lombok - Buyung Prastiyono dengan ITDC diwakili oleh Managing Director ITDC the Mandalika - Bram Subiandoro untuk pengembangan pariwisata Mandalika dan kesuksesan penyelenggaraan World Super Bike (WBSK) serta MotoGP beberapa hal berikut ini : 

1. Penyediaan "Jalan Tol Udara"  untuk Helicopter (Helicopter Procedure) dari dan menuju Sirkuit MotoGP Mandalika serta semua area di Pulau Lombok.

2. Penyesuaian peralatan (pemindahan) pemandu pendaratan pesawat yaitu Localizer / ILS dikarenakan perpanjangan runway dari 2750 Meter menjadi 3300 Meter di bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok

3. Fasilitas prosedur pemanduan pendaratan pesawat yang berbasis alat bantu navigasi di darat yaitu VOR (VHF Omnidirectional Range) dari runway 13 dan runway 31 serta ILS (Instrument Landing System) dari arah runway 13.

4. Fasilitas prosedur pemanduan pendaratan pesawat berbasis satelit yaitu RNP (Required Navigation Performance) dari arah runway 13 dan runway 31.

5. Program pembuatan sumur bor sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Lingkungan di lokasi pemindahan rumah penduduk yang terdampak pembangunan sirkuit MotoGP.

6. Dukungan radio operator dari ATC (Air Traffic Controller) AirNav Indonesia Cabang Lombok untuk pengelolaan informasi penerbangan dan kelancaran pergerakan helicopter di ruang udara sirkuit motoGP Mandalika saat berlangsungnya event tersebut.

Bram Subiandoro selaku Managing Director ITDC the Mandalika menyambut baik dan mengucapkan terima kasih pada Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) yang telah bersinergi dengan ITDC dalam pengembangan pariwisata di Mandalika dan mensukseskan event World Super Bike serta MotoGP. 

"Kami merasa terbantu dengan adanya AirNav Indonesia sebagai BUMN pengelola tunggal pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia karena keselamatan dan kelancaran peserta ataupun penonton MotoGP yang menggunakan transportasi udara baik itu pesawat dan helicopter menjadi lebih terjamin serta teratur" demikan disampaikan Bram Subiandoro.

"Kami berharap kerjasama dan sinergi ini ke depannya akan lebih kuat hingga berakhir dengan sukses penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada Maret 2022 mendatang" tambah Bram Subiandoro.

"Sudah dapat dipastikan, AirNav Indonesia akan selalu mendukung program - program pemerintah pusat baik itu Proyek Strategis Nasional untuk penyelenggaraan MotoGP, Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika ataupun program pemerintah lainnya yang selalu mengutamakan peningkatan perekonomian rakyat Indonesia" jawab Buyung Prastiyono General Manager AirNav Indonesia Cabang Lombok.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done