Insiden Ducati, ITDC-MGPA Berkomitmen Gelar Event WSBK Secara Profesional - Sinergi NTB
Terbaru
Loading...

Jumat, 12 November 2021

Insiden Ducati, ITDC-MGPA Berkomitmen Gelar Event WSBK Secara Profesional

Dirut MGPA, Ricky  Baheramsjah, (kedua dari kiri) saat bersama Perwakilan FIM dan Dorna bertemu dengan Menteri BUMN dalam rangkaian kunjungan inspeksi ke Mandalika International Street Circuit pada Bulan April 2021 silam. Dari kiri ke kanan: Vice President MGPA Cahyadi Wanda, Dirut MGPA Ricky  Baheramsjah, Dirut ITDC Abdulbar M. Mansoer, Menteri BUMN Erick Thohir, Dorna Sports Managing Director Carlos Ezpeleta, Dorna Race Direction Representative Loris Capirossi, dan FIM Grand Prix Safety Officer Franco Uncini.

SINERGINTB.COM, LOMBOK TENGAH– PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku bagian dari ITDC Group, berkomitmen untuk menyambut penyelenggaraan event MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) Indonesia 2021 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, Lombok, NTB pada 19-21 November mendatang secara profesional dan sesuai aturan yang ditetapkan oleh Dorna Sport maupun FIM.

Sejak Senin (08/11/21) lalu, kargo logistik tim WSBK sudah mulai datang ke Mandalika melalui Bandara Internasional Lombok dan selanjutnya dibawa ke Paddock Pertamina Mandalika International Street Circuit. Kedatangan kargo tersebut ditangani oleh phak terkait dalam hal ini Bea Cukai, Freight Forwarder dengan didampingi pihak Dorna Sport dan MGPA.

Direktur Utama (Dirut) MGPA Ricky Baheramsjah mengatakan, “Pemeriksaan kargo logistik dilakukan sesuai aturan, telah mendapat ijin dan didampingi pihak Dorna selama proses berlangsung. Keterlibatan pihak Freight Forwarder mendapat izin dari Dorna Sport dan Bea Cukai untuk membuka peti dan memeriksa karena perlu mengambil nomor sasis. Untuk itu, mereka mendapat izin khusus dari Dorna Sport untuk membuka peti untuk memeriksa isi kargo.”.

Di lain pihak, Ricky menyayangkan adanya pihak yang tidak bertanggung jawab telah mendekati motor, mengambil video tanpa ijin, dan mempublikasikan video tersebut sehingga menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman diantara pelaku industri balap motor. Ia pun meminta maaf kepada pecinta balap motor tanah air dan internasional atas insiden yang terjadi. Secara pribadi, dirinya telah mendiskusikan ini dengan Dorna dan meminta maaf dua hari lalu dan mereka dapat mengerti. Direktur MGPA tersebut juga menawarkan untuk berbicara dengan Ducati untuk menjelaskan apa yang terjadi. Sebagai tindak lanjut, Ia memastikan adanya pembatasan jumlah orang yang diizinkan masuk dan keluar Pitlane selama proses pemeriksaan.

“Sudah lebih dari dua dekade, negara kita tidak menggelar event balap motor berkelas internasional. Dengan terpilihnya Pertamina Mandalika International Street Circuit sebagai tuan rumah WSBK 2021 dan MotoGP 2022 merupakan bentuk kepercayaan masyarakat balap motor Internasional khususnya Dorna Sport atas kemampuan kita dalam menggelar event berskala besar. Dan kami pastikan tidak mudah untuk mendapat kepercayaan tersebut. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak agar bersama-sama menjaga nama baik Indonesia dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada kita dengan saling menjaga dan mendukung kelancaran event ini,” tutup Ricky.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Kami menerima tulisan berupa opini, artikel serta beragam jenis tulisan menarik lainnya. kirimkan ke email kami sinergy@gmail.com.
Done